Praktik Lapangan

Departemen Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di UNY memiliki dua kegiatan pembelajaran berbasis lapangan yang menjadi bagian penting dari kurikulum, yaitu Praktik Lapangan Sekolah (SFP) dan Layanan Masyarakat (CS). SFP dirancang untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan secara langsung kompetensi pedagogis, profesional, sosial, dan pribadi mereka di sekolah atau lembaga mitra. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengamati proses pembelajaran, tetapi juga terlibat dalam praktik mengajar, administrasi pendidikan, dan interaksi dengan komunitas sekolah. SFP menjembatani kesenjangan antara teori kelas dan realitas praktis di lapangan, memberikan pengalaman autentik bagi mahasiswa sebagai calon pendidik PPKn.

Sementara itu, CS adalah kegiatan pelayanan masyarakat yang menempatkan mahasiswa di desa atau wilayah tertentu untuk bekerja sama dengan komunitas dalam merancang dan melaksanakan program pemberdayaan. Bagi mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan UNY, CS merupakan sarana untuk menerapkan nilai-nilai kewarganegaraan, partisipasi sosial, dan kepemimpinan komunitas. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar memahami dinamika sosial komunitas, tetapi juga mengasah keterampilan kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah. Dengan adanya SFP dan CS, Departemen Pendidikan Kewarganegaraan UNY menegaskan komitmennya untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan berakhlak mulia yang siap berkontribusi bagi masyarakat.

Pengabdian pada Masyarakat

School Field Practices in Polanharjo 1 Senior High School

Pengabdian pada Masyarakat di SMAN 4 Malang

Praktik Mengajar di Philippine Normal University (PNU)

Kolaborasi dengan organisasi pendidikan di Jepang

Mata kuliah Layanan Masyarakat dan Praktik Lapangan Sekolah wajib diikuti oleh semua mahasiswa di Departemen Pendidikan Kewarganegaraan UNY karena keduanya memberikan keterampilan penting yang akan berguna bagi kehidupan mereka di masyarakat di masa depan. Melalui PKL, mahasiswa belajar memahami realitas dunia pendidikan, berlatih berinteraksi secara profesional, dan menerapkan teori kewarganegaraan dalam konteks dunia nyata. Sementara itu, mata kuliah Layanan Masyarakat mengembangkan kesadaran sosial dan kemampuan berkontribusi melalui kegiatan pemberdayaan berbasis komunitas. Kombinasi pengalaman dari kedua mata kuliah ini membuat mahasiswa menjadi lebih matang, berkarakter, dan dilengkapi dengan keterampilan sosial dan kepemimpinan yang esensial untuk partisipasi aktif sebagai warga negara yang bertanggung jawab.

Informasi lebih lanjut:
https://mkpk.uny.ac.id/
https://simppg-dppk.uny.ac.id/page

Panduan Program Praktik Lapangan Sekolah dan Layanan Masyarakat dapat diunduh di bawah ini.

Indonesian