Kolaborasi Budaya di Batik Grilyo: Delegasi PNU Filipina dan UNY Wujudkan Pendidikan Berkelanjutan”

Bantul, 31 Januari 2026 – Sebuah kunjungan hangat berlangsung di Batik Grilyo, Bantul, Yogyakarta. Tujuh mahasiswa PNU Filipina bersama dua dosen pendamping dari Filipina berkolaborasi dengan mahasiswa dan dosen Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Rombongan disambut hangat oleh pengelola Batik Grilyo. Para mahasiswa Filipina diperkenalkan pada sejarah batik sebagai warisan budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO. Mereka berkesempatan melihat langsung proses pembuatan batik tulis dan batik cap, mulai dari mencanting hingga pewarnaan dan juga berkesempatan untuk praktik secara langsung untuk membatik. Delegasi dari Filipina sangat antusias dalam kegiatan ini, khususnya praktik membatik. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan batik sebagai identitas budaya Indonesia kepada mahasiswa asing, serta mempererat hubungan antara UNY dan perguruan tinggi Filipina melalui kegiatan berbasis budaya.
Selain memperkaya wawasan budaya, kunjungan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran global tentang pentingnya menjaga keberlanjutan tradisi lokal. Dengan melibatkan generasi muda dari dua negara, kegiatan ini menegaskan bahwa pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab komunitas lokal, tetapi juga bagian dari gerakan internasional menuju dunia yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas antara UNY dan universitas mitra di Filipina, khususnya dalam bidang pendidikan kewarganegaraan dan pelestarian budaya. Selain itu, kegiatan ini diharapkan terjalin kolaborasi berkelanjutan dalam bidang pendidikan dan budaya, sekaligus memperkuat diplomasi budaya sebagai jembatan persahabatan antarbangsa.
 

Indonesian