You are here
Project Based Learning (PJBL) Kelas 8 Kearifan Lokal “Melestarikan Cerita Rakyat Daerah di SMP Negeri 3 Bantul
Primary tabs

Bantul, 31 Agustus - 4 September 2026 - SMP Negeri 3 Bantul melaksanakan kegiatan kokurikuler Kelas 8 berbasis Project Based Learning (PJBL) dengan mengangkat tema kearifan lokal “Melestarikan Cerita Rakyat Daerah”. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari di lingkungan SMP Negeri 3 Bantul dengan melibatkan murid kelas 8, guru mata pelajaran, serta mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta sebagai pendamping kegiatan. Kegiatan kokurikuler ini bertujuan memperkuat pembelajaran melalui pengalaman langsung sekaligus mengenalkan dan menumbuhkan kepedulian murid terhadap cerita rakyat sebagai bagian dari kearifan lokal daerah. Kegiatan tersebut berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran yang kontekstual, kreatif, kolaboratif, dan berbasis proyek.
Pelaksanaan kegiatan kokurikuler diawali pada 31 Agustus 2026 dengan pre-test untuk mengetahui pemahaman awal murid. Setelah itu, murid mengikuti pembelajaran pada beberapa mata pelajaran dengan mengerjakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berkaitan dengan tema kokurikuler “Melestarikan Cerita Rakyat Daerah”. Pengerjaan LKPD menjadi bagian dari pembelajaran lintas mata pelajaran yang mendukung pemahaman murid sebelum melaksanakan proyek. Pada 1 September 2026, kegiatan dilanjutkan dengan perencanaan drama, penyelesaian skenario, pemilihan pemeran, reading naskah, serta diskusi pembagian tugas. Pada 2 September, murid mulai berlatih mini drama, menyiapkan properti, ilustrasi musik, desain panggung dan kostum, serta membuat poster dan video trailer. Selanjutnya, pada 3 September dilaksanakan gladi bersih, evaluasi peran dan penampilan, evaluasi teknik dan properti, serta perbaikan berdasarkan hasil evaluasi. Puncak kegiatan dilaksanakan pada 4 September 2026 melalui pementasan mini drama yang dilanjutkan dengan refleksi, post-test, dan kegiatan bersih kelas.
Melalui kegiatan kokurikuler berbasis PJBL ini, murid menghasilkan pementasan mini drama cerita rakyat daerah beserta berbagai produk pendukung, seperti poster dan video trailer. Selama proses kegiatan, murid dilatih untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, serta bertanggung jawab terhadap tugas masing-masing. Kegiatan ini mendukung SDGs tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas karena memberikan pengalaman belajar yang aktif, kontekstual, dan kolaboratif. Selain itu, kegiatan juga berkaitan dengan SDGs tujuan ke-11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, khususnya dalam upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya. Melalui pementasan cerita rakyat, murid tidak hanya mempelajari materi dari berbagai mata pelajaran, tetapi juga turut mengenal dan melestarikan kearifan lokal agar tetap dikenal oleh generasi muda.
Kegiatan kokurikuler Project Based Learning (PJBL) Kelas 8 Kearifan Lokal “Melestarikan Cerita Rakyat Daerah” diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai kegiatan pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata dan bermakna bagi murid. Melalui kegiatan serupa, murid diharapkan semakin mengenal, menghargai, dan memiliki kepedulian terhadap cerita rakyat serta budaya daerah. Selain itu, kegiatan kokurikuler ini diharapkan dapat terus menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan tanggung jawab murid sekaligus mendukung terwujudnya pendidikan berkualitas dan pelestarian kearifan lokal.
Penulis: Irsyad Maulana Prawirayudha
Contact
Faculty of Social and Political Sciences Information Center :
- Tel: 0274-586168 psw 1455
- Fax: 0274-548201
- Email: fisip@uny.ac.id; humas_fisip@uny.ac.id
- Website: https://fisip.uny.ac.id/
Copyright © 2026,
